Med-medan, Upacara Ciuman Setelah Nyepi

Upacara Med-medan merupakan upacara tradisi masyarakat di Bali yang hanya dilakukan di Banjar Kaja Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Bali.

Upacara yang dilakukan oleh pemuda-pemudi Sesetan ini digelar sehari setelah Upacara Peringatan Nyepi, yaitu pada saat Upacara Ngembak Geni.

Puluhan anggota Sekaa Teruna Satya Dharma Kerthi Banjar Kaja Sesetan yang terlibat acara Med-medan sebelumnya melakukan persembahyangan bersama di sebuah pura yang satu areal dengan balai Banjar Kaja. Sebelum acara digelar, jalan aspal di depan balai banjar itu dibasahi dengan air.

Para teruna teruni kemudian dibagi menjadi dua kelompok, barisan laki-laki dan barisan perempuan. Barisan laki-laki menuju ke arah utara dan perempuan ke arah selatan jalan. Ketika barisan sudah saling berhadapan, masing-masing kelompok menunjuk salah seorang anggota yang akan dipertemukan dengan lawan jenisnya.

Sebelum kedua pasangan berangkulan, mereka omed-omedan atau saling tarik beberapa saat. Ketika sudah saling berpegangan atau berangkulan, pasangan itu kemudian diguyur air hingga basah kuyup. Dalam keadaan basah kuyup inilah mereka saling berciuman dan diikuti oleh sorakan rekan-rekan mereka. Tak jarang beberapa teruna teruni melakukan aksi ciuman massal pada upacara ini.

Med-medan dulunya hanyalah sebuah kebiasaan, tetapi belakangan dijadikan tradisi yang sakral. Pada zaman Belanda, med-medan sempat dilarang. Kendati demikian tidak menyurutkan masyarakat untuk tetap melanjutkan tradisi unik tersebut. Kegiatan pun lantas dilangsungkan secara sembunyi-sembunyi. Dulu, med-medan dilangsungkan pada hari raya Nyepi. Sejak tahun 1979 agar tidak mengganggu pelaksanaan Catur Brata penyepian, med-medan akhirnya dilaksanakan pada Ngembak Geni, sehari setelah Nyepi.

Med-medan juga sempat ditiadakan, tetapi peristiwa aneh pun terjadi. Dua ekor babi yang tidak diketahui asal-usulnya berkelahi di halaman pura banjar. Perkelahian dua babi itu sangat lama hingga keduanya mengeluarkan darah. Anehnya, babi-babi itu pun menghilang tanpa jejak setelah upacara Med-medan kembali digelar. Sejak adanya peristiwa aneh itu, maka hingga sekarang Med-medan pun selalu digelar.

Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sekilas Info - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by nonton movie Mas Template
Proudly powered by Blogger