Sejarah Piala Eropa

Piala Eropa 2012 akan segera digelar, tepatnya tanggal 8 Juni – 1 Juli 2012 (jadwalnya dapat dilihat di sini). 16 tim akan berkompetisi untuk memperebutkan piala supremasi sepak bola negara-negara Eropa ini.

Piala Eropa kali ini merupakan turnamen Piala Eropa yang ke-14 sejak pertama kali di selenggarakan pada tahun 1960 di Perancis, dan tahun ini akan diadakan di dua negara, yaitu Polandia dan Ukraina.

Piala Eropa merupakan hasil pemikiran dari Henry Delaunay (15 Juni 1883 – 9 November 1955), sekretaris Federasi Sepakbola Prancis. Ia mengemukakan usulannya ini pada tahun 1927. Namun pada awalnya tidak banyak yang mendukung ide Henry ini dan baru pada tahun 1960 idenya dapat terwujud dengan diselengarakannya Piala Eropa yang pertama di Perancis. Kini Piala Eropa menjadi bagian penting dari kalender empat tahunan sepakbola Eropa dan dunia.

Berikut ringkasan pendek sejarah Piala Eropa dari tahun 1960 hingga sekarang.

1960
Turnamen pertama kali digelar di Prancis dan dimenangkan Uni Sovyet yang dipimpin oleh kiper legendaris Lev Yashin yang mempunyai julukan Laba-Laba Hitam karena kepiawainnya dalam mempertahankan gawang dan pakaiannya yang serba hitam. Uni Sovyet mengalahkan Yugoslavia 2 – 1 di final.

1964
Sukses internasional Spanyol pertama kali didapatkan saat membawa pulang Piala Eropa tahun 1964 dengan mengalahkan Uni Sovyet 2 – 1 di final, ketika mereka menjadi tuan rumah dan dipimpin oleh pemain tengah Luis Suarez.

1968
Pada tahun itu nama kejuaraan diganti menjadi European Championship atau Piala Eropa. Digelar di Italia. Seperti empat tahun sebelumnya kejuaraan dimenangkan oleh tuan rumah. Inggris maju ke babak empat besar tetapi tersingkir di tangan Yugoslavia dalam sebuah pertandingan yang sangat kasar. Italia sendiri berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Yugoslavia 2 – 0.

1972
Juara bertahan Italia gagal maju ke babak final turnamen tersingkir di delapan besar di tangan tuan rumah Belgia. Namun tuan rumah kemudian disingkirkan Jerman Barat yang kemudian dengan mudah mengalahkan Uni Sovyet 3-0 di final.

1976
Jerman Barat kembali masuk final di Piala Eropa tahun ini, namun mereka kalah lewat adu penalti melawan Cekoslovakia di Beograd.

1980
Berlaku ketentuan baru pada Piala Eropa mulai tahun itu, yakni tuan rumah ditunjuk sebelum babak kualifikasi berlangsung dan akan lolos secara otomatis ke putaran final. Tuan rumah yang ditunjuk saat itu adalah Italia. Format Piala Eropa berubah dengan delapan tim berkompetisi di babak final. Tetapi hasil akhir dari turnamen sepertinya tidak jauh berbeda dengan Jerman Barat kembali berjaya. Kejutannya adalah Belgia. Tim negara ini dengan bintang seperti pemain tengah Enzo Scifo dan kiper Jean-Marie Pfaff masuk ke final sebelum akhirnya dikalahkan Jerman Barat 2 – 0.

1984
Inilah ketika Prancis untuk pertama kalinya menancapkan kuku di turnamen internasional. Setelah kalah disemifinal Piala Dunia 1982, dibawah pimpinan Michel Platini, Prancis merebut Piala Eropa di tanah air mereka dengan mengalahkan Spanyol 2 – 0 di final.

1988
Inilah turnamen ketika Marco van Basten tak bisa ditandingi. Dibantu oleh Ruud Gullit yang menjadi kapten, Belanda untuk pertama kalinya memenangkan sebuah turnamen internasional setelah mengalahkan Uni Sovyet 2 – 0 di final.

1992
Ini merupakan turnamen yang dianggap mempunyai maha kejutan. Salah satu kekuatan utama blok timur, Uni Soviet, sudah bubar menjadi negara-negara independen (CIS). Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu di bawah satu bendera Jerman. Sementara Yugoslavia yang sedang dalam kondisi diboikot, tidak dapat tampil di ajang Piala Eropa ini. Denmark yang tidak lolos babak kualifikasi dan para pemainnya sudah pergi berlibur musim panas, namun UEFA memanggil mereka untuk berpartisipasi. Dengan persiapan seadanya mereka tampil bagus dan mengalahkan Jerman di final dengan angka 2 – 0.

1996
Pecahnya negara-negara Eropa Timur seperti Yugoslavia dan Cekoslovakia membuat peserta Piala Eropa 1996 membengkak menjadi 48 negara. Jumlah tim yang berhak maju ke putaran final pun ditambah menjadi 16 negara. Inggris yang pada saat itu bertindak sebagai tuan rumah tampil bagus namun kalah dari Jerman di semifinal lewat adu penalti. Jerman kembali menjadi juara setelah mengalahkan Ceko 2 – 1 di final.

2000
Untuk pertama kalinya turnamen Piala Eropa diselenggarakan di dua negara secara bersama-sama. Belanda dan Belgia yang terletak berdampingan menjadi tuan rumah bersama. Inggris akhirnya menang dari Jerman tetapi tersingkir di babak grup. Prancis yang memenangkan Piala Dunia 1998 kemudian membuktikan bahwa kemenangan mereka itu bukan kebetulan dengan melengkapinya menjadi juara Piala Eropa dengan mengalahkan Italia di final dengan skor 2 – 1.

2004
Kejutan kembali terjadi lagi walau tidak sehebat Denmark tahun 1992. Yunani yang tidak pernah dianggap hebat menjadi jawara. Mengandalkan pertahanan yang kokoh mereka mengalahkan favorit juara sekaligus tuan rumah Portugal 1 – 0 di final.

2008
Spanyol merupakan favorit juara sejak awal dengan sekian pemain berbakat yang hebat. Dengan dominasi pemain Real Madrid dan Barcelona mereka tidak mengecewakan. Mereka kembali menjadi juara setelah 44 tahun menunggu dengan mengalahkan Jerman 1 – 0 di final. Prestasi di Piala Eropa ini kemudian menjadi pijakan yang membawa mereka untuk pertama kalinya menjadi juara Piala Dunia 2010.


Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sekilas Info - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger