10 Senjata Legendaris Dunia

Ada yang bilang bahwa kemerdekaan dan kejayaan suatu negara berdiri di atas ribuan senjata. Ini mungkin dapat dilihat dari sejarah dunia yang tidak lepas dari peperangan dan senjata. Berikut 10 senjata legendaris dunia yang beberapa diantaranya masih dipakai hingga sekarang.

1. M16
M16 membuktikan kehandalannya lewat akurasi, kenyamanan, masa pakai, serta keefektifannya dalam perang. Senapan M16 memuaskan petinggi militer AS untuk mengembangkan senapan serbu yang ringan untuk menggantikan M1 dan M14. Fitur inovatifnya meliputi bahan campuran plastik dan logam ringan, sistem reload yang mudah, dan penggunaan peluru kaliber 5.56mm.

Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 5.56 x 45 mm (.223 inch)
Cartridge Capacity: 20-30 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 3,281 feet per second
Rate of Fire: 700-950 rounds per minute

2. M14 
Di akhir Perang Dunia II angkatan bersenjata Amerika Serikat mengembangkan sebuah senjata yang bisa melakukan banyak tugas. Hasilnya adalah M14. Pertama kali digunakan pada tahun 1957, senjata baru yang akurat ini mempunyai “stopping power” yang bagus dengan peluru standar NATO 7.62mm. M14 pertama kali digunakan secara besar-besaran saat Perang Vietnam. Para tentara menyukai kekuatan dan akurasi senjata ini, tetapi bermasalah dengan berat senjata dan amunisinya. Tidak lama, senjata ini digantikan dengan M16 yang lebih ringan. Tetapi beberapa tentara garis depan tetap memakainya, terutama untuk sniper rifle.

Type: Semi or Fully Automatic Rifle
Caliber: 7.62 x 51 mm (.30 inch)
Muzzle Velocity: Approximately 2,799 feet per second
Rate of Fire: 700-750 rounds per minute.

3. M1 Garand 
Dipakai oleh angkatan bersenjata Amerika Serikat pada tahun 1936, M1 Garand terbukti menjadi senapan yang tangguh 5 tahun kemudian. Jendral Patton mengatakan di akhir Perang Dunia II M1 Garand adalah peralatan perang paling hebat yang pernah diciptakan. Walaupun terdapat sedikit cacat, tidak diragukan lagi M1 Garand adalah senapan semi otomatis pertama yang sukses dan akurasi M1 Garand mendominasi medan perang. Lebih dari 6 juta senapan dibuat pada masa itu dan dihentikan masa tugasnya di akhir 1960.

Type: Semiautomatic Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 7.62 x 63 mm (.30-06 inch)
Cartridge Capacity: 8 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,838 feet per second
Rate of Fire: 30 rounds per minute

4. AK-47 
AK-47 (Avtomat Kalashnikova-47) adalah senjata api legendaris yang mungkin memberi kerusakan paling mematikan daripada seluruh senjata api apapun. Dibuat dengan desain yang sama dengan StG.44, AK-47 diisi dengan peluru 7.62 mm. AK-47 tidak hanya mudah diproduksi dan murah, tetapi juga mudah dirawat dan “kebal” terhadap kondisi yang bisa merusak. Akurasinya tidak terlalu bagus, tapi AK-47 menggantinya dengan kemampuannya melepaskan serangan mematikan.

Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: Soviet Union
Caliber: 7.62 x 39 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 30 rounds
Muzzle Velocity: 2,329 feet per second
Rate of Fire:600 rounds per minute

5. Sturmgewehr 44/STG 44 
Kekalahan teknologi persenjataan Jerman dari Rusia saat Perang Dunia II memaksa para pengembang senjata Jerman memikirkan senjata baru untuk menandingi lawan-lawannya. Hasilnya, sebuah senjata yang mereka sebut “senapan serbu/ assault rifle (terjemahan langsung dari kata Sturmgewehr). Kunci kesuksesan senjata ini terletak pada peluru 7.92 mm yg memungkinkan tembakan otomatis dan efektif. Para tentara juga bisa membawa lebih banyak amunisi. Biarpun kehadirannya sudah terlambat untuk membalikkan keadaan Jerman yang sudah kalah, tetapi senjata ini adalah inovasi baru pada jamannya.

Type: Semi or Fully Automatic Assault Rifle
Country of Origin: Germany
Caliber: 7.92 x 33 mm
Cartridge Capacity: 30 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,133 feet per second
Rate of Fire: 500 rounds per minute

6. FN-FAL 
Terinspirasi oleh StG.44, Pabrik senjata Belgia, Fabrique Nationale (FN) mengembangkan FAL (Fusil Automatique L├ęger) yang pelurunya sama dengan StG.44. Namun ketika NATO mengeluarkan peluru standar 7.62 mm, FN merombak desainnya dan membuat senapan yang bisa diisi banyak peluru dan kuat. Senapan ini digunakan oleh tentara Australia pada Perang Vietnam, tentara Israel selama perang 6 hari, dan digunakan oleh tentara Inggris dan Argentina pada perang Falklands.

Type: Semi or Fully Automatic Rifle
Country of Origin: Belgium
Caliber: 7.62 x 51 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 20 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,700 feet per second
Rate of Fire: 650-700 rounds per minute

7. Steyr AUG
Steyr AUG didesain oleh Steyr Mannlicher GmbH & Co KG pada awal tahun 1970. AUG (Armee-Universal-Gewehr) diadopsi oleh tentara Austria dengan nama StG 77 (Sturmgewehr 77) pada tahun 1977. Dengan konfigurasi “Bull-pup” yang radikal, hampir semua sistemnya berada di belakang pelatuk, dan hasilnya adalah senjata yang ringkas dan mudah digunakan.

Type: Semi or Fully Automatic Bull-Pup Assault Rifle
Country of Origin: Austria
Caliber: 5.56 x 45 mm (.22 inch)
Cartridge Capacity: 30 and 42 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 3,084 feet per second
Rate of Fire: 650 rounds per minute

8. M1903 Springfield 
Performa buruk pada senapan Norwegia Krag-Jorgensen yang dipakai tentara AS pada perang Amerika-Spanyol membuat para perancang senjata mencari lagi senjata standar infantri. Mereka “meminjam” senapan Jerman, 7mm Mauser, menambah sedikit modifikasi, dan menciptakan senapan yang bermagasin, yang secara fenomenal menambah akurasi. M1903 dengan cepat mendapat reputasi sebagai senjata api yang akurat dan kuat – pada perang di hutan Belleau pada tahun 1918, Marinir AS bersenjatakan 1903 Springfield memotong serangan balasan musuh dari jarak 700-800 yards. Senapan ini terus digunakan pada Perang Dunia II, Perang Korea, bahkan sebagai senapan sniper pada Perang Vietnam.

Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: United States
Caliber: 7.62 x 63 mm (.30-06 inch)
Cartridge Capacity: 5 rounds
Muzzle Velocity: Approximately 2,700 feet per second
Rate of Fire: 10 rounds per minute

9. Mauser Karabiner 98k 
Karabiner 98 Kurz pertama kali diproduksi pada akhir abad 19. Mauser 98 adalah gabungan sempurna dari inovasi senapan yang digunakan pada akhir abad 19: serbuk mesiu tanpa asap, bisa diisi dengan magasin, dan terutama, fitur “bolt action” dimana menjadi dasar senapan berburu pada jaman sekarang. Model aslinya digunakan selama Perang Dunia I dan menghasilkan efek yang besar, tetapi ketika Jerman mulai mempersenjatai ulang pada tahun 1930-an, senapan 98 mendapat upgrade yang membuatnya lebih ringan dan lebih mudah dibidik. Walaupun tidak dapat dihindari bahwa senjata ini dikalahkan oleh senapan otomatis, namun senapan ini bertahan sebagai senjata terbaik sepanjang masa.

Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: Germany
Caliber: 7.92 x 57 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 5 rounds
Muzzle Velocity: approximately 2,822 feet per second
Rate of Fire: 10-15 rounds per minute

10. Lee-Enfield (SMLE) 
Lee-Enfield adalah senapan standar infantri Inggris saat Perang Dunia I hingga krisis Suez. Lee-Enfield (Short Magazine Lee Enfield) membangun reputasinya dari akurasi, kehandalan, serta jumlah tembakan per menit yang fenomenal. Magasinnya membawa 10 peluru, jumlah terbanyak dari senapan apapun di 50 tahun awal abad 20. Bolt actionnya terkokang saat menutup, dan kepala larasnya mencegah debu dan lumpur masuk ke dalam senapan. Di tangan tentara yang terlatih dengan baik, Lee-Enfield bisa melakukan apa yang disebut “mad minute” yaitu, 30 peluru menembak target pada jarak 200 meter dalam satu menit. Jumlah tembakan yang menandingi senapan semi otomatis modern.

Type: Bolt-Action Rifle
Country of Origin: United Kingdom
Caliber: 7.7 x 56 mm (.30 inch)
Cartridge Capacity: 10 rounds
Muzzle Velocity: approximately 2,438 feet per second
Rate of Fire: 15-20 rounds per minute
Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Sekilas Info - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger